#kompas.id
Our National Health
- Opini
- /
- 27/11/2022
An increase in life expectancy in the span of 30 years is actually a reasonable achievement. What seems to be beyond rationality is why stunting remains an insurmountable problem. The November 2022 issue of TheLancet journal published Indonesia's national health report, which provides an overview of Indonesia's health over the past 30 years and its capacity to meet the United Nations' (UN) Sustainable Development Goals (SDGs). The report, titled "The State of Health in Indonesia's Provinces, 1990-2019: A Systematic Analysis for the Global Burden of Disease Study 2019”, was compiled by the GBD 2019 Indonesia Subnational Collaborators. It was prepared by a team involving dozens of researchers, including former Health minister Nafsiah Mboi (2012-2014).
Rapor Kesehatan Nasional Kita
- Opini
- /
- 23/11/2022
Dalam tiga dekade ini angka harapan hidup dan harapan hidup sehat secara nasional membaik cukup signifikan. Anggaran membangun kesehatan nasonal juga terus meninglkat. Tapi mengapa masalah tengkes belum bisa tertangani ? Jurnal Lancet edisi November 2022 memublikasikan laporan tentang rapor kesehatan nasional Indonesia, yang menunjukkan gambaran kemajuan kesehatan di Indonesia dalam rentang 30 tahun, dan kemampuannya memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. Laporan berjudul ”The State of Health in Indonesia’s Provinces, 1990-2019: a Systematic Analysis for the Global Burden of Disease Study 2019” itu sendiri disusun oleh GBD 2019 Indonesia Subnational Collaborators. Penyusunannya melibatkan puluhan periset, antara lain Menteri Kesehatan periode 2012-2014, Nafsiah Mboi.
Membandingkan Singapura, Malaysia, dan Indonesia
- Opini
- /
- 20/09/2022
Berkaca dari negara sahabat, kita bisa memacu untuk mengejar kemajuan. Badan yang sehat jasmani-rohani, pendidikan yang berkualitas, dan keunggulan iptek akan menjadi pendorong kemajuan. Setelah Perang Dunia II berakhir, Indonesia termasuk negara bekas jajahan yang paling awal meraih kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 hanya tiga hari setelah Jepang menyerah kepada AS. Belanda masih belum ikhlas dan melancarkan agresi militer, baru 19 Desember 1949 mau mengakui kedaulatan RI. Sementara Malaysia baru diberi kemerdekaan oleh Inggris, bukan merebut, pada 31 Agustus 1957 atau 12 tahun setelah kita merdeka. Singapura sebelumnya juga koloni Inggris, pada 1963 bergabung dengan Federasi Malaysia, tetapi pada 9 Agustus 1965 memisahkan diri menjadi negara merdeka.
A Delayed Transition to Endemic
- Opini
- /
- 05/07/2022
We should return to health protocols in anticipation for an increase in cases potentially sparked by the new subvariants. In so doing, we are preventing new variant infections from spiking. About a month ago the government stated that we were entering a transitional period from the pandemic to endemic. It was an encouraging statement, justifiably supported by the fact that one month after the government allowed long homecoming holidays for Idul Fitri celebrations, a worrying caseload escalation did not occur. Amid this optimism, the daily cases started to trickle up. In fact, the average daily addition of cases had been hovering below 500 cases since May, with the data from 16 May even recording only 182 additional daily cases. This made many people optimistic about the prospect of the pandemic turning into an endemic soon.
Transisi ke Endemi yang Tertunda
- Opini
- /
- 30/06/2022
Pemerintah memperkirakan puncak kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia mungkin akan terjadi pada minggu kedua atau ketiga Juli 2022. Saatnya mengetatkan protokol kesehatan mencegah penyebaran varian baru. Sekitar satu bulan lalu pemerintah menyatakan bahwa kita sedang memasuki masa transisi dari akhir pandemi menuju ke endemi. Ini pernyataan menggembirakan, apalagi didukung oleh fakta bahwa satu bulan setelah pemerintah mengizinkan liburan panjang mudik Lebaran, tak muncul gejolak yang mengkhawatirkan. Namun sayang, di tengah optimisme ini, tiba-tiba kasus harian secara perlahan naik. Sebenarnya sejak Mei penambahan kasus harian rata-rata di bawah 500 kasus, bahkan pada 16 Mei penambahan kasus harian hanya 182 kasus. Ini yang membuat banyak pihak optimistis pandemi segera berganti menjadi endemi.