#News UNAIR
Simak Tips Menulis Artikel Ilmiah Populer dari Para Ahli
- Berita
- /
- 20/09/2021
UNAIR NEWS – Salah satu kunci keberhasilan menulis artikel ilmiah populer yaitu bagus untuk dibaca masyarakat umum. Namun dalam praktiknya, penulis terkadang masih menemukan kesulitan merangkai kata-kata yang dapat diterima oleh masyarakat luas. Untuk itu, Universitas Airlangga mengadakan pelatihan penulisan artikel ilmiah populer pada Selasa (14/09/2021). Secara virtual, kegiatan tersebut menghadirkan Markus Sumartomdjon yang merupakan jurnalis surat kabar Kontan. Pada pemaparannya, ia menjelaskan tentang kiat-kiat menulis artikel ilmiah populer atau opini yang mampu menarik perhatian media massa. Markus menjelaskan, artikel yang menarik memiliki sifat argumentatif dan mengemukakan pendapat atau kritik. “Jenis artikel yang menarik yakni memberi pandangan, pendapat, tanggapan, atau kritik terhadap suatu kondisi realitas sosial,“ tuturnya.
Tips for writing popular scientific articles from experts
- Berita
- /
- 19/09/2021
UNAIR NEWS – One of the keys to the successful publication of popular scientific articles is that they are understandable for the general public. However, in practice, writers sometimes still find it difficult to assemble words that the wider community can accept. In this regard, Universitas Airlangga held a training on how to write popular scientific articles on Tuesday, September 14, 2021. Being held virtually, the event presented Markus Sumartomdjon, a journalist of Kontan newspaper. In his presentation, he explained tips for writing popular scientific articles or opinions that could attract the attention of the mass media. Markus explained that an interesting article has an argumentative nature and expresses an opinion or criticism. “An interesting article is to give views, opinions, responses, or criticisms of a real social condition,” he said.
UNAIR Medical Professor gives tips on Self-Isolation at home
- Berita
- /
- 28/07/2021
UNAIR NEWS – The second wave of the Covid-19 pandemic has hit Indonesia. The peak of increasing confirmed cases of this second wave will be higher than what happened at the end of January 2021. Therefore, it is important to know information about the right early treatments when infected with Covid-19. Prof. Djoko Santoso dr., Ph.D., Sp.PD.K-GH.FINASIM Professor of Faculty of Medicine, Universitas Airlangga (FK UNAIR) said that doing self-isolation properly accompanied by doctor supervision is something that should be done as early treatments. If it is handled incorrectly, self-isolation will lead to family clusters. “Self-isolation at home must be carried out properly to break the chain of transmission. Then it must also be carried out under the supervision of a doctor who plays a role in determining recovery,” said the professor known well as Prof Djoko.
UNAIR Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat
- Berita
- /
- 17/05/2021
UNAIR NEWS – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Universitas Airlangga kembali menggelar bakti sosial dan berbagi keberkahan Ramadan kepada masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Sebanyak 2.000 paket sembako disediakan serta disalurkan UNAIR kepada masyarakat kelompok sasaran. Meliputi, tukang becak, driver ojek online, lansia, karyawan terkena PHK, serta masyarakat terdampak pandemi Covid-19 lainnya. Dengan didampingi jajaran pimpinan, Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., melepas langsung distribusi paket sembako itu di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C pada Sabtu (8/5/2021). Seluruh paket didistribusikan dengan 27 unit mobil. Total terdapat 24 titik yang menjadi wilayah sasaran pembagian paket sembako.
Agar Terhindar Dehidrasi Saat Puasa
- Berita
- /
- 26/04/2021
UNAIR NEWS – Berpuasa berarti menahan haus dan lapar dengan resiko dehidrasi sangat besar. Sebagian orang berpotensi mengalami dehidrasi saat berpuasa. Hal itu wajar saja, pasalnya orang yang berpuasa tidak mendapat asupan cairan selama sekitar 13 jam. Mengingat kebutuhan air yang dibutuhkan oleh tubuh per hari rata-rata enam hingga delapan gelas air. Selama puasa, pemenuhan kebutuhan cairan ini harus dioptimalkan pada saat sahur dan berbuka. Menurut Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM., minuman yang paling tepat untuk merehidrasi tubuh adalah air putih. Hanya saja, tidak sedikit orang yang lebih memilih berbuka dengan minuman dengan rasa, seperti teh atau kopi.