#varian omicron


Mencegat Gelombang Ketiga

Jika negara-negara maju di kawasaan Eropa kewalahan menahan serbuan varian Omicron, sudah sepantasnya jika negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, lebih serius mengantisipasinya. Jasad superkecil korona terus membolak-balik keadaan dunia. Awal Perang Dunia II, 1939, Jerman secara mengejutkan melancarkan blitzkrieg atau serangan kilat dan berhasil menggilas Eropa lalu menyeberang ke Afrika pada 1941. Karena kesuksesannya menancapkan kekuasaan sampai ke Afrika ini, Erwin Rommel, sang jenderal Divisi Panzer ke-7 ini, dijuluki “Serigala Padang Pasir”. Delapan puluh tahun kemudian, November 2021, gantian “pasukan Afrika” yang melancarkan blitzkrieg menyerang Jerman. Bedanya, pasukan ini berupa makhluk tak kasat mata angkatan bersenjata Covid-19, dari “divisi” Omicron.