#krisis energi
Penyehatan Bumi Setelah Pandemi
- Opini
- /
- 28/10/2021
Kepedihan global yang kita rasakan akibat pandemi Covid-19 semestinya menjadi peringatan keras dan terang. Agar mengerem keserakahan serta bersemangat berbagi dalam memanfaatkan sumber daya. Gelagat pandemi Covid-19 beringsut menuju endemi makin kentara. Gelombang kedua semakin memudar, pertambahan kasus harian sudah di bawah 1.000 dan angka kematian di bawah 50. Sangat jauh dibandingkan saat puncak, yakni 56.000-an kasus baru dan 2.000-an kematian harian tiga bulan lalu. Vaksin juga terlihat bekerja mengurangi kefatalan. Rasio kasus baru dan kematian dibandingkan saat sebelum adanya vaksin jauh menurun. Di kebanyakan negara lain situasinya juga kian membaik, meskipun belum sepenuhnya terkendali. Dan, makin disyukuri, belum terlihat ada varian baru yang sebengis varian Delta. Pandemi ini telah memorakporandakan tatanan seluruh kehidupan global. Ekonomi anjlok, beribu-ribu perusahaan tekor, pengangguran membengkak, orang miskin dan stres bertebaran di mana- mana, dan terbengkalainya banyak agenda pembangunan. Sekolah dan kuliah terpaksa libur lebih dari satu tahun. Banyak yang pening mengikuti pertemuan daring tiap hari mulai dari perkuliahan, berbagai seminar dan diskusi, rapat, tahlilan, hingga takziah.