#jenazah
Otopsi Jenazah Korban Covid-19
- Opini
- /
- 03/08/2020
Pada Covid-19 ini, otopsi kembali menunjukkan peran pentingnya. Otopsi telah menghasilkan beberapa temuan penting yang sangat membantu pemetaan keganasan karakter virus super baru bernama lain SARS-CoV-2 ini. Otopsi jenazah penderita Covid-19 belum terdengar dilakukan di Indonesia. Mungkin sudah ada yang melakukan, tetapi hasilnya belum dibeberkan kepada publik. Bukannya para dokter kita tak ingin belajar lebih dalam dan melihat sendiri rekam jejak perilaku ganas virus super itu pada organ dalam manusia. Namun, kendala budaya dan religius serta skala prioritas menyebabkan otopsi sulit dilakukan di saat genting ini. Untuk pasien meninggal, protokol pemulasaraan jenazah harus dilakukan secepatnya, sebisa mungkin kurang dari empat jam sudah dikubur. Para dokter sangat sibuk memprioritaskan penanganan pasien yang perlu ditolong. Jumlah pasien positif terus membanjiri rumah sakit, terutama di DKI Jakarta, Jatim, Jateng, Kalsel, dan Sulsel. Bahkan per 18 Juli lalu, yang positif dan meninggal di Indonesia sudah melampaui China, eks ”juara dunia” di minggu-minggu awal pandemi.
Pulasara Jenazah Covid
- Opini
- /
- 16/06/2020
Viral video puluhan orang memaksa mengambil jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dari RS Mekar Sari di Bekasi (9/6). Mereka memaksa petugas membuka ruangan penyimpan jenazah. Tak sanggup menghadapi warga, petugas itu membuka ruang penyimpan jenazah. Jenazah langsung diangkat dan dibawa beramai-ramai oleh warga, meninggalkan RS. Sebelumnya (1/6), kejadian serupa terjadi di sebuah RS di Manado. Jenazah seorang pasien PDP berusia 52 tahun yang kemudian dinyatakan positif Covid-19, diambil paksa oleh keluarganya. Di Makassar pada 3 Juni, puluhan warga, banyak di antaranya bersenjata tajam, masuk ke RS Stella Maris Makassar dan memaksa mengambil jenazah pasien PDP. Petugas RS yang hendak mengambil sampel swab, gagal karena dihalangi warga. Sementara itu, di Surabaya, jenazah yang akan dimakamkan dengan prosedur Covid-19 direbut saat sudah sampai di kuburan (4/6). Padahal, sudah ada hasil tes jenazah positif Covid-19. Kejadian merebut jenazah di kuburan juga terjadi di Batam (9/6) sekitar pukul 21.00 WIB.