#Jantung


Mengenal sekilas suatu sindrom Cardio Renal

Sindrom Cardio-Renal dapat terjadi akibat disfungsi ginjal atau jantung. Namun sebelum melangkah lebih jauh, penting di ketahui tentang istilah tersebut. Kata sindrom mengarah suatu kumpulan gejala. Sedang kata Cardio artinya Cardiac atau jantung, sedangkan renal artinya ginjal. Jadi sindrom cardio renal adalah suatu kumpulan gejala yang ditimbulkan dari gangguan fungsi/struktur dari kedua organ, jantung dan ginjal. Misalnya terdapat gejala sesak nafas dengan tambahan bengkak, lelah, mual dan lainnya. Kedua organ itu sangat saling terkait dan saling berinterkasi, sehingga harus dikuasai oleh para klinisi di tempat praktiknya. Kepiawaian untuk hal itu sangat berarti untuk pasien yang ditanganinya. Sekali lagi, interaksi yang kompleks ini memerlukan pendekatan yang sesuai untuk mengelola patofisiologi dasar sambil mengoptimalkan gejala yang dialami pasien sehingga hasil terbaik dapat diperoleh.

Jantung dan Ginjal yang Sebaiknya Anda Tahu

Untuk diketahui bahwa organ ginjal dan jantung sungguh keduanya berhubungan sangat erat. Ini tidak berarti menggeser arti dari fungsi organ tubuh lainnya. Maksudnya, dalam konteks ini agar lebih memudahkan mencerna hingga cepat dipahami.  Fakta bahwa banyak kondisi ginjal dan jantung itu tidak menunjukkan gejala yang jelas hingga menjadikan semuanya terlambat. Untuk itu maka sebaiknya ketahuilah pemeriksaan terkait cara mencegah dan mengetahui penyakit jantung dan ginjal sejak dini. Di samping faktor-faktor risikonya, maka kenalilah berikut ini yang mungkin dokter Anda akan menyarankannya.

Organ-organ yang Menjadi Sasaran Hipertensi

Organ adalah sekumpulan jaringan yang membentuk suatu fungsi tertentu. Letak organ dibagi menjadi 2, yakni organ dalam dan luar. Hipertensi cenderung menyasar ke organ dalam seperti jantung, otak, dan ginjal. Sebagian besar efek buruk hipertensi dapat dicegah jika tekanan darah dipertahankan ke tingkat normal dengan pendekatan farmako terapi (terapi obat-obatan) dan life style. Pendekatan tersebut termasuk pengendalian kebiasaan merokok, hiperkolesterolemia, dan diabetes.