Pasien penyakit ginjal kronis di Era Pandemi Covid-19: Ketahuilah Berikut Ini !
Ketahui risiko Anda
Sebagian besar orang tidak tahu apa itu penyakit ginjal kronis. Dan baru sadar ketika penyakit tersebut sudah terlanjur berjalan menuju berat. Awalnya seperti kondisi normal pada umumnya dan hanya sebagian kecil diketahui pada cara kebetulan, misal saat general check up atau melamar pekerjaan yang mempersyaratkan sehat dengan menyertakan hasil laboratorium dan atau USG. Kondisi tersebut mirip dengan hipertensi atau kencing manis di mana ini baru diketahui hipertensi kalau dicek tekanan darahnya dan kalau kencing manis dicek gula darahnya. Konsekuensi sifat demikian akan akan menjadikan orang dengan penyakit ginjal dan kondisi medis kronis ikutan lainnya memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit yang lebih parah. Singkatnya, ketahuilah risikonya!
Ketahui bahwa orang dengan penyakit ginjal tahap lanjut atau yang sudah menjalani dialisis ini umumnya memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah, sehingga lebih sulit untuk melawan infeksi. Ini perlu sekali diketahui oleh para pihak terutama tubuh yang bersangkutan termasuk keluarganya mengingat sifat penyakit ini tak bisa kembali normal (one way ticket). Kondisi ini membutuhkan pola hidup yang lebih hati-hati dan disiplin ketat, termasuk obat-obatan sesuai dengan penyakit dasarnya penyakit ginjal kronis, di samping penyakit ginjal kronisnya sendiri itu perlu pengobatan dengan memperhatikan gradasi kerusakan ginjalnya. Hal ini semakin lebih kompleks pengelolaannya ketika mereka jatuh ke tahap lanjut yang membutuhkan perawatan dialisis regular/cangkok ginjal dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan seperti yang direkomendasikan oleh tim perawatan kesehatan mereka.
Ketahui juga mereka dengan transplantasi ginjal pun beresiko tinggi. Hal ini terkait dengan keharusan minum obat anti penolakan (juga dikenal sebagai obat imunosupresif). Penjelasannya bahwa obat-obatan tersebut bekerja dengan menjaga sistem kekebalan tubuh untuk kurang aktif, yang dapat membuat lebih sulit untuk melawan infeksi. Maka dari itu mereka disarankan untuk tetap mengonsumsi obat-obatan ini. Selain itu harus dibiasakan untuk mencuci tangan, menjaga kebersihan dan mengikuti rekomendasi dari tim kesehatan mereka.
Tindakan pencegahan
Di era pandemi, kelompok komorbid termasuk penyakit ginjal kronis menjadi target sasaran dari covid 19 karena sistem pertahanan menurun. Diketahui Bersama bahwa COVID-19 ini adalah virus baru, dan oleh karena itu penelitian tentangnya kebaruan tersebut dimulai. Konsekuensinya, gagasan tentang efek obat-obatan tertentu pada COVID-19 yang ada hanya dukung bukti yang sangat minim sehingga masih sekitar hipotesa/dugaan. Misal tentang efek obat-obatan tertentu pada COVID-19 yang tentunya perlu pembuktian dengan studi yang baik. Saat ini organisasi kesehatan terkemuka seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) tidak merekomendasikan pasien penyakit ginjal kronis untuk menghentikan obat tertentu untuk mengurangi kemungkinan terkena COVID-19 atau membuatnya kurang parah. Misal obat darah tinggi golongan captopril agar tetap dilanjutkan.
Sama dengan kondisi medis kronis parah lainnya, atau orang dewasa yang lebih tua cenderung untuk berisiko lebih tinggi terkena penyakit COVID-19, orang yang terkena penyakit ginjal kronis sama saja setidaknya. Dalam hal peluang sembuh, mereka dengan penyakit ginjal kronis tersebut juga lebih sulit jika di banding kelompok normal.
Untuk meminimalisir terkena sakit parah akibat COVID-19, mereka sebaiknya:
- Selalu bersiap lebih awal
- Ambil tindakan pencegahan setiap hari untuk menjaga jarak antara diri Anda dan orang lain
- Ketika Anda keluar di tempat umum, jauhi orang lain yang sakit, batasi kontak dekat
- Sering cuci tangan
- Hindari keramaian sebisa mungkin
- Selama wabah di daerah Anda, tinggal di rumah sebisa mungkin dengan menjaga kebugaran tidur nyenyak yang cukup, olah raga sesuai kapasitas fisiknya, makan bergizi seimbang dengan jumlah protein terkendali sesuai anjuran dokter, senantiasa iklhas dan meminimalisir stres.
Harap diingat bahwa jika Anda menjalani dialisis, Anda tidak boleh melewatkan perawatan HD Anda. Hubungi klinik Anda jika Anda merasa sakit atau memiliki pertanyaan atau kekhawatiran. Jika Anda menjalani transplantasi ginjal, penting untuk diingat untuk tetap minum obat cangkok ginjal (obat anti penolakan), menjaga kebersihan dan mengikuti rekomendasi dari tim kesehatan Anda. Hubungi tim kesehatan Anda jika ada pertanyaan atau masalah.
Pakai masker
Berdasarkan protokol kesehatan dari Satgas Covid-19, petunjuk penggunaan masker sebagai berikut:
- Pakai masker di dalam dan di luar ruangan
- Kenakan masker dengan 2 lapis atau lebih untuk membantu meminimalisir penyebaran COVID-19
- Kenakan masker di atas hidung dan mulut dan kencangkan di bawah dagu
- Pastikan masker pas di sisi wajah
- Siapkan masker cadangan untuk berjaga-jaga jika masker Anda menjadi basah karena kelembapan saat bernapas atau karena hujan.
Semoga membawa manfaat, salam sehat selalu!
Djoko Santoso
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga
Ketua Badan Kesehatan MUI Jawa Timur
Referensi: