Mengenal Cara Kerja Ginjal dalam Hasilkan Urin
Ginjal adalah organ tubuh dengan ukuran genggaman tangan yang mengepal. Walaupun berukuran kecil, organ ini sangat ajaib fungsinya dalam menjalankan proses ekskresi atau proses pembetukan urin di tubuh. Jika diibaratkan ginjal seperti mesin penyaring berliter-liter cairan yang bekerja tanpa henti. Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah dalam tubuh supaya tetap sehat.
Organ ginjal dibekali dua buah ginjal, ginjal kiri dan kanan, untuk memaksimalkan fungsinya dalam menyaring segala air dan racun dalam tubuh. Ingin tahu bagaimana cara ginjal bekerja hasilkan urin? Simak artikel ini, yuk!
Fisiologi Ginjal

Sumber Gambar: Blog perawat
Fisiologi ginjal secara umum mencakup anatomi ginjal dan semua fungsi ginjal dalam menjalankan perannya sebagai penyaring darah tubuh. Anatomi ginjal dibagi menjadi tiga bagian, mulai dari bagian yang paling luar hingga ke dalam, yaitu:
1. Korteks
Korteks merupakan bagian paling luar dari ginjal ini dikelilingi oleh kapsul ginjal. Korteks berfungsi untuk melindungi struktur dalam ginjal dari segala kerusakan, karena bagian ini dikeliling oleh lapisan lemak.
2. Medula
Medula merupakan struktur kecil berisi tubulus dan nefron, bagian ini juga terdapat lengkung henle dan piramida ginjal. Adapun tubulus berguna untuk mengangkut cairan masuk ke dalam ginjal dan urine untuk dikeluarkan ke luar ginjal, sedangkan nefron berfungsi dalam mengambil darah dan metabolisme nutrisi.
3. Pelvis
Pelvis merupakan bagian paling dalam dari ginjal yang berbentuk corong. Pelvis ginjal berguna sebagai wadah penampungan urin sementara dan tempah berpindahnya cairan dari ginjal menuju kandung kemih.
Baca juga: 6 Fungsi Ginjal Manusia dan Bagian Organ Ginjal
Sedangkan fisiologi ginjal dari segi fungsinya diantaranya:
- pemeliharaan keseimbangan asam-basa
- regulasi keseimbangan cairan
- regulasi natrium, kalium, dan elektrolit lainnya
- pembersihan racun
- penyerapan kembali glukosa, asam amino, dan molekul kecil lainnya yang masih di butuhkan tubuh
- regulasi tekanan darah
- produksi berbagai hormon, seperti eritropoietin; dan aktivasi vitamin D dari pro vitamin D yang berasal dari liver/hati.
Semua fungsi tersebut ada di setiap nefron, yang merupakan suatu satuan dari ginjal yang terdiri glomerulus dan tubulus. Berbagai fungsi tersebut akan menurun bahkan tidak berfungsi sama sekali Jika ginjal mengalami kurusakan dengan sebab apapun.
Cara Kerja Ginjal

Sumber Gambar: IdScholl
Ginjal memiliki satu juta nefron, berfungsi untuk menyaring darah, mengurai nutrisi, menyebarkan limbah dari hasil penyaringan. Setiap nefron mempunyai penyaring bernama glomerulus dan tubulus. Dalam nefron, ginjal melalui empat tahap untuk menghasilkan sebuah urin, diantaranya:
Tahap 1: Filtrasi
Pada tahap ini, darah dilakukan penyaringan atau disebut proses filtrasi. Proses filtrasi terjadi dalam glomerulus. Darah disaring dari aorta lalu melewati arteri ginjal, kemudian menuju ke badan malphigi dan menghasilkan filtrat (zat sisa hasil penyaringan).
Cairan filtrat tersebut dinamakan urine primer. Cairan ini mengandung air, glukosa, garam, dan urea yang kemudian akan disimpan sementara di dalam kapsul Bowman.
Tahap 2: Reabsorpsi
Urine primer mengalir menuju tubulus proksimal, yang merupakan struktur tubular yang dilapisi oleh satu lapisan sel khusus dan dikelilingi oleh kapiler. Fungsi utama sel-sel lapisan ini adalah reabsorpsi (penyerapan) air dan molekul kecil dari urine primer ke dalam darah (sistem kapiler peritubuler) dan sekresi limbah dari darah kapiler tersebut ke dalam urin.
Zat-zat yang masih dapat digunakan, seperti glukosa, asam amino, dan garam akan diserap kembali menuju ke lengkung henle. Hasil dari proses reabsorpsi adalah urine sekunder
Tahap 3: Augmentasi
Urine sekunder yang dihasilkan dari proses reabsorbsi, kemuadian akan dilakukan pengeluaran zat atau augmentasi. Proses augmentasi terjadi dalam tubulus distal, melewati pembuluh kapiler darah, untuk melepaskan zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Pada proses augmentasi masih ada proses penyerapan air, ion natrium, klor, dan urea. Hasil dari proses augmentasi adalah urine yang terbentuk dari hasil penyaringan darah
Tahap 4: Urin Sesungguhnya
Hasil dari proses augmentasi adalah urine sesungguhnya, yang terlebih dahulu disimpan dalam kandung kemih. Kandung kemih memiliki dinding yang elastis dan mampu meregang untuk dapat menampung sekitar 0,5 L.Jika kandung kemih penuh, maka otak menerima sinyal untuk segera mengeluarkan kencing ke toilet. Urin akan dikeluarkan melalui uretra.
Fakta Fungsi Ginjal
Fungsi ginjal yang tepat membutuhkan penerimaan dan penyaringan darah yang memadai. Ini dilakukan pada tingkat mikroskopis oleh ratusan ribu unit filtrasi yang disebut sel ginjal (nefron) yang masing-masing terdiri dari glomerulus dan kapsul Bowman termasuk tubulusnya. Penilaian fungsi ginjal secara global sering dipastikan dengan memperkirakan laju filtrasi, yang disebut dengan laju filtrasi glomerulus (GFR).
Sistem ginjal tersebut bersambungan dengan sistem saluran perkencingan yang terdiri dari ureter, kandung kemih dan uretra. Fungsi keseluruhan dari sistem ini untuk menyaring sekitar 200 liter cairan sehari dari aliran darah ginjal. Aliran darah ginjal ini memungkinkan berisi racun, produk sisa metabolisme, dan ion berlebih yang dikeluarkan sambil menjaga zat penting dalam darah yang masih dibutuhkan tubuh.
Ginjal juga mengatur osmolaritas plasma dengan memodulasi jumlah air, zat terlarut, dan elektrolit dalam darah. Hal ini untuk menjamin status keseimbangan asam-basa jangka panjang dan juga menghasilkan eritropoietin yang merangsang produksi sel darah merah. Ia juga menghasilkan renin untuk pengaturan tekanan darah dan melakukan konversi vitamin D menjadi bentuk aktifnya.
Baca juga: Kenali fungsi ginjal dalam Menyaring Air dan Racun
Siklus ginjal dalam melakukan pekerjaan sebagai alat penyaring darah adalah sangat Sempurna. Luar biasa, bukan? Untuk itu jangan lupa kapan pun untuk merawat organ ginjal kita dengan baik yang sekaligus sebagai rasa syukur pada Sang Pencipta Yang Maha segalanya.
Featured Image Source: Kidney Urology
Source:
Keywords:
Ginjal, glomerulus, nefron, Fungsi Ginjal, Cara Kerja Ginjal, Fisiologi Ginjal, Tahap Ginjal, Fakta Ginjal, Filtrasi, Reabsorpsi, Augmentasi, Urin, GFR, Korteks, Medula, Pelvis, Ginjal adalah, organ ginjal, kapsul bowman, proses pembentukan urin, proses ekskresi, ekskresi.
Ginjal, glomerulus, nefron, Fungsi Ginjal, Cara Kerja Ginjal, Fisiologi Ginjal, Tahap Ginjal, Fakta Ginjal, Filtrasi, Reabsorpsi, Augmentasi, Urin, GFR, Korteks, Medula, Pelvis, Ginjal adalah, organ ginjal, kapsul bowman, proses pembentukan urin, proses ekskresi, ekskresi.